Saat kita memasuki akhir semester, tantangan
terbesar bagi siswa adalah menghadapi ujian sumatif. Dalam era Kurikulum
Merdeka, pendekatan pembelajaran menjadi lebih dinamis, memberikan keleluasaan
kepada guru untuk merancang pembelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Mari
kita eksplorasi kisi-kisi sumatif akhir semester dalam Kurikulum Merdeka, serta
strategi sukses untuk menghadapinya.
Mengenal
Kisi-kisi Kurikulum Merdeka
Ketika guru membuat soal tanpa terlebih dahulu
menyusSAS kisi-kisi tes, maka produk soalnya adalah tidak penting. Kenapa
demikian?, saya yakin, tidak fokus terhadap tujuan dan harapan dari isi
kurikulum yang diturSASkan menjadi Modul Ajar lalu ke indikator soal. Terlebih,
SAStuk meraih soal dengan tingkatan LOTS dan HOTS, jauh dari harapan.
Oleh karenanya, penyusunan kisi-kisi tes
penting dilakukan karena kisi-kisi sebagai pedoman dalam perakitan soal. Ibarat
sebagai “kompas” atau “rasi bintang”, dapat dipastikn seorang
penjelajah/petualang akan kehilangan arah kemudian tersesat, dan celaka baginya
karena target untuk mencapai tempat tertentu sudah tidak memungkinkan
lagi. Itulah point penting kenapa harus
disusun kisi-kisi sebelum perakitan soal.
Dengan adanya kisi-kisi, akan mempermudah guru
dalam merakit soal. Bentuk soal yang dihasilkan, sesuai dengan harapan, seperti
pemetaan sebaran tingkat kesukaran, jenjang kemampuan berfikir (LOTS/HOTS),
tidak melenceng dari KD, indikator, tujuan serta mencakup seluruh materi
bahasan secara proporsional.
Selain itu, yang tak kalah pentingnya, penyusSASan
kisi-kisi, dijadikan bahan evaluasi soal (sebelum dan sesudah dikerjakan oleh
peserta didik). Jika, ternyata kisi-kisi yang di susun tidak sesuai harapan,
maka revisi terhadap kisi-kisi wajib dilakukan oleh guru.
Dengan demikian, penyusunan kisi-kisi dan soal
yang dihasilkan, bukan hanya penting sebagai usaha memudahkan pekerjaan guru,
tapi juga sebagai bahan cerminan diri (introspeksi) akan kinerja guru. Pilihan
revisi tidak dapat ditawar lagi, jika kondisi soal tidak mumpuni, ini
dilakukan demi tujuan agar pengukuran terhadap kemampuan peserta didik dapat terlayani
dengan baik.
Dalam pembelajaran akan terjadi interaksi yang
efektif dan saling membutuhkan antara guru dan siswa dalam pembelajaran,
sehingga yang terpenting dalam pembelajaran di sini adalah terdapatnya hubungan
psikologis yang baik yang akhirnya menimbulkan perhatian yang penuh dan keinginan
untuk mau belajar dan ada rasa senang. Pembelajaran yang mendorong siswa untuk
mau melakukan belajar lebih menyenangkan dan tertarik maka siswa akan melakukan
belajar tersebut dengan rasa senang dan bahagia sehingga tidak ada perasaan
tertekan atau terpaksa sehingga jiwanya akan mengalir perhatian dan konsentrasi
dalam jangka waktu yang cukup lama. Pembelajaran yang dapat membangkitkan kekuatan
yang demikian adalah pembelajaran yang disajikan dalam bentuk siswa belajar
secara aktif dan guru harus memfasilitasi agar siswa dapat belajar sendiri
secara aktif dan membangun pengetahuannya secara efektif.
Menyusun Rencana Belajar
Dalam membuat soal untuk anak didik, kita harus
mengukur segala sesuatunya agar sesuai dengan ketentuan yang ada. Soal-soal
yang dibuat juga harus dipilih dan pernah diajarkan kepada siswa setiap
harinya. Jadi dari sekian materi yang diajarkan, kita bisa berpikir terkait
bagian mana yang akan ditulis pada soal untuk anak didik.
Saat musim ujian tiba, seperti saat STS atau SAS,
tentunya siswa dipaksa untuk belajar semakin lama dan sesering mungkin. Guna
mengulang kembali semua pelajaran yang telah dilewati. Mungkin akan sangat
tidak efektif jika hanya menghabiskan semalam suntuk untuk mempersiapkan
ujian di keesokan harinya. Oleh karena itu, lebih baik coba lakukan tips
sederhana berikut ini.
1.
Belajar dalam waktu 30 menit
Sebuah studi dari Kansas State University,
dimana studi ini merekomendasikan untuk memberikan spesifik waktu dalam
belajar setiap mata pelajaran. Alasannya, agar dapat tetap fokus pada satu
topik. Pada dasarnya, otak kita hanya dapat menyerap informasi secara efektif
selama 15 menit pertama dan 15 menit terakhir ketika belajar. Artinya, semua
yang kamu pelajari di tengah-tengah waktu tersebut adalah yang paling mudah untuk
kamu lupakan dengan cepat. Otak kita tidak selalu mampu menyerap banyak hal di
waktu yang bersamaan, oleh karena itu bisa gunakan waktu selama 30 menit untuk
belajar.
2.
Beri jeda
Setelah 30 menit kamu fokus belajar, ambil
istirahat sejenak dengan melakukan kegiatan lainnya yang menyegarkan daya ingat
kamu, Misalnya dengan membaca satu bab dari novel favorit yang belum selesai
dibaca atau menyanyikan dua buah lagu. Menyerap informasi separuh demi separuh,
lebih mudah dilakukan ketimbang dengan menyerap seluruhnya secara langsung.
Agar kamu dapat memaksimalkan kinerja otak di 30 menit selanjutnya,
istirahatlah sejenak karena hal ini sangat penting untuk memulihkan otak
kembali lebih tenang.
3.
Memasang timer saat mengerjakan tugas atau soal sulit
Saat menghadapi deadline tugas atau soal
tertentu yang cukup sulit, kamu pasti sibuk memusingkan bagaimana
menyelesaikannya dalam sisa waktu yang tersedia. Oleh karena itu pasanglah time
selama 30 menit untuk kamu secara khusus mengerjakan tugas dan soal tersebut.
Ingat, fokus untuk mengerjakan tugas atau soal itu saja agar lebih efektif.
4.
Atur waktu
Dari pada semalaman suntuk kamu mempelajari
satu mata pelajaran, sebaiknya kamu bagi ke dalam beberapa bagian di waktu yang
berbeda. Misalnya, di malam hari kamu menghabiskan waktu dua jam saja, termasuk
jeda di antara 30 menitnya, dan di siang hari kamu lakukan yang sama.
Manfaatkan waktu tersebut untuk memberikan nutrisi lainnya untuk tubuhmu
dengan tidur yang cukup, dan makan makanan yang bergizi.
5. Buku pelajaran dan buku tulis
Selain kenyamanan, belajar sambil menulis ulang
poin-poin juga penting dan dapat menambah daya serap kamu pada saat proses
belajar berlangsung. Kamu bisa tempelkan sticky notes warna-warni di dalam
buku pelajaran agar lebih semangat. Tulis di tempat yang sering kamu lihat yah.
6.
Bijak menggunakan gadget
Era modern saat ini semakin erat dengan
kehadiran gadget, seperti ponsel dan laptop. Dari pada hanya dipakai untuk
bermain games dan media sosial, mending manfaatkan gadget kamu untuk belajar.
Salah satunya dengan menggunakan aplikasi belajar online yang ada di
internet.
Pemanfaatan Sumber Daya Pembelajaran
Bentuk inovasi yang dapat dilakukan guru dalam
berinovasi di era teknologi informasi sekarang yaitu seperti penggunaan media
dalam proses pembelajaran, memanfaatkan smartphone untuk belajar dan media
lainnya yang dapat membantu para siswa menjalankan pembelajaran dengan baik
TIPS MENGHADAPI
PENILAIAN AKHIR SEMESTER/AKHIR TAHSAS/UJIAN
1.
Lengkapi Materi Sesuai Kisi-Kisi
Biasanya guru akan memberitahu kisi-kisi soal
yang akan diujikan. Soal-soal yang muncul tentu tidak jauh-jauh dari kisi-kisi
tersebut. Oleh karena itu, kalian harus mempelajarinya dengan baik. Kalian juga
harus tahu bahwa kisi-kisi ini akan memudahkan kamu belajar dikarenakan materi
pelajaran yang perlu dipelajari sudah tercantum dalam kisi-kisi tersebut. Nah
tugas berikutnya setelah kalian memahami kisi-kisi adalah melengkapi materi.
Jika kalian termasuk siswa yang rajin, tentu tidak sulit melengkapinya, bahkan
mSASgkin banyak diminta oleh teman-teman yang kesulitan mencari materi.
2.
Pasang Jadwal Ditempat Yang Mudah Diakses
Jangan sepelekan jadwal ujian, pasang ditempat
yang mudah dilihat. Ini akan membuat kalian seperti diingatkan terus tentang
PAS. Harapannya ini bisa memacu untuk selalu mempersiapkan diri dengan baik.
3.
Atur Waktu Belajar Dan Buatlah Ini Nyaman
Jika seorang petani tugasnya bertani, maka seorang pelajar tentu tugasnya belajar. Sehingga tanpa diatur pun sebetulnya kalian harus lebih banyak belajar daripada melakukan hal-hal yang lain. Nah jika ini belum terjadi maka kalian harus dapat mengaturnya dengan baik. Ada baiknya kalian mengatur ulang tempat belajar atau mungkin cukup merapikan saja, yang penting bisa membuat nyaman ketika belajar.
4.
Jaga Kesehatan dan Patuhi Prokes
Kesehatan merupakan modal dasar untuk melakukan
segalanya, maka wajib bagi kalian untuk selalu menjaganya. Tertimpa sakit
dapat mengacaukan semua persiapan yang sudah dan sedang kamu kerjakan. Hindari
hal-hal yang dapat membuat sakit seperti, tidur terlalu malam, terlambat makan.
Jangan lupa karena kondisi pandemi 19 masih ada kalian tetap harus mematuhi
protokol kesehatan dimanapun kalian berada.
5.
Fokus dan Berdoa untuk Selalu Sukses
SAS/SAT/Ujian adalah event yang harus diikuti
dan buatlah ini sebagai sebuah tantangan untuk menaklukannya dalam arti
kemenangan adalah jika kalian mendapat hasil maksimal. Jika ini yang terjadi
maka kalian harus fokus, hal-hal yang tidak terkait dengan even itu diusahakan untuk
dikurangi. Terakhir selalu berdoa untuk kesuksesan kalian.
Praktik Soal dan Simulasi Ujian
Simulasi Sumatif Akhir Semester (SAS) ini sangat
penting karena memberi kesempatan kepada siswa untuk mengetahui kesiapannya
menghadapi SAS. Seorang siswa yang pada saat simulasi hasilnya belum memuaskan
akan belajar lebih giat lagi agar mendapat nilai SAS yang lebih baik. Sementara
bagi mereka yang hasil simulasinya sudah baik akan merasa sedikit lebih tenang
dan lebih percaya diri untuk menghadapi SAS.
Dalam kegiatan simulasi SAS, seorang siswa akan
mengerjakan soal yang mirip dengan soal ujian nasional sesungguhnya. Karena
soal-soal dalam Simulasi SAS sudah disusun sesuai dengan Kisi-Kisi Sumatif
Akhir Semester, model dan jumlah soalnya sama, setiap paket harus dikerjakan
dalam waktu sesuai waktu SAS. Dengan berlatih mengerjakan soal pada lembar
jawaban maka siswa dapat terhindar dari kesalahan saat pengisian jawaban yang
berakibat pada ketidak lulusan siswa itu sendiri.
Berikut ini adalah Kisi-Kisi Sumatif Akhir
Semester 1 Kurikulum Merdeka
Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Pendidikan Pancasila Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Indonesia Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Matematika Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Seni Budaya Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Inggris Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Akidah Akhlak Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Qur’an Hadits Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Fikih Kelas 1
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Arab Kelas 1
Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Pendidikan Pancasila
Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Indonesia
Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Matematika Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Seni Budaya Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Inggris Kelas
2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Akidah Akhlak Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Qur’an Hadits Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Fikih Kelas 2
- Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Arab Kelas 1
Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Pendidikan Pancasila Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Indonesia Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Matematika Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Seni Budaya Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 IPAS Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Inggris Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Akidah Akhlak Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Qur’an Hadits Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Fikih Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Arab Kelas 3
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 SKI Kelas 3
Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Pendidikan Pancasila Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Indonesia Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Matematika Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Seni Budaya Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 IPAS Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Inggris Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Akidah Akhlak Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Qur’an Hadits Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Fikih Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Arab Kelas 4
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 SKI Kelas 4
Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Pendidikan Pancasila Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Indonesia Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Matematika Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Seni Budaya Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 IPAS Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Inggris Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Akidah Akhlak Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Qur’an Hadits Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Fikih Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Arab Kelas 5
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 SKI Kelas 5
Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Pendidikan Pancasila Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Indonesia Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Matematika Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Seni Budaya Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 IPAS Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Inggris Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Akidah Akhlak Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Qur’an Hadits Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Fikih Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 Bahasa Arab Kelas 6
·
Kisi-kisi Sumatif Akhir Semester 1 SKI Kelas 6
إرسال تعليق